"JIKA SESEORANG MENINGGAL DUNIA, MAKA TERPUTUSLAH AMALANNYA KECUALI TIGA PERKARA YAITU: SEDEKAH JARIYAH, ILMU YANG DIMANFAATKAN, ATAU DO’A ANAK YANG SHOLEH" (HR. MUSLIM NO. 1631)

Monday, August 13, 2018

Pengertian, Diagram, Kapasitas, Lokasi, Prinsip Kerja, dan Proses Pembangkit Tenaga Thermal


Untuk mengembangkan sektor industri tentu saja harus diikuti dengan dibangunnya pusat-pusat pembangkit baru untuk menyediakan sumber energi listrik yang diperlukan oleh industri-industri tersebut. Pembangkit listrik yang dapat dikembangkan, salah satunya adalah Pembangkit listrik tenaga thermal untuk dikembangkan karena melimpahnya deposit batubara yang ada di Indonesia ataupun bahan bakar lainnya.
Disain suatu pembangkit tenaga uap memerlukan pengalaman yang luas  sebagai  berikut operasi dan pemeliharaan sangat dipengaruhi oleh disain. Disain yang sangat effisien terdiri dari ukuran komponen yang tepat, didisain untuk operasi aman dan menyenangkan disertai dengan alat bantu dan kontrolnya. Suatu pembangkit yang kompak dan dan tersusun dengan baik dapat menjadi sangat efisien dan pada waktu yang sama. Sebagai sumber dari kebanggaan dan kesenagan. Sedangkan pembangkit dengan tata letak yang jelek kurang tersedia konrol dan keamanan dapat dibuktikan akan hilangnya supply ke pelanggan.
Disain yang memuaskan terdiri dari langkah-langkah  berikut ini :
(a)    Pemilihan lokasi
(b)   Kapasitas pembangkit
(c)    Pemilihan boiler dan alat bantunya
(d)   Pemilihan turbin
(e)    Pemilihan sistem kondensor
(f)    Disain sistem pendingin
(g)   Pemilihan generator listrik
(h)   Disain  kontrol dan instrumentasi
Diskusi secara rinci masing masing judul diatas adalah diluar kajian buku ini, akan tetapi ringkasan dan point-point yang terkait akan dibahas disini.

2. Diagram Satu Garis Pembangkit Tenaga Thermal
Pembangkit Tenaga Thermal menggunakan turbin uap untuk menggerakkan alternator. Uap diperoleh dari boiler bertekanan tinggi . Bahan bakar di bakar pada boiler dapat berupa bahan bakar padat, cair maupun gas. Bahan bakar padat yang dapat digunakan untuk boiler adalah batubara bituminous, batubara coklat dan gambut. Pada umumnya batubara bituminous yang digunakan memiliki kandungan uap air 8-33% dan abu 5- 16 % .untuk meningkatkan efisiensi boiler batubara yang digunakan sebagai bahan bakar berbentuk powder.

Bahan bakar cair dapat berupa bahan bakar minyak, minyak mentah, minyak  diesel dan minyak parafin. Dari bahan bakar ini pada umumnya bahan bakar  minyak yang digunakan untuk menyalakan boiler atau menggunakan bahan bakar cair lainya yang berkualitas baikdan digunakan untuk mesin pembakaran dalam.
Gambar 2  menunjukkan diagam garis dari suatu pembangkit tenaga thermal. Skema pembangkitan dibagi dalam dua fase yaitu : (I) Pembentukan uap didalam rumah boiler,  (ii) Pembangkitan Energi listrik pada ruang generator.
Di dalam rumah boiler bahan bakar di bakar dan  air dirubah  menjadi uap dengan tekanan tinggi yang lebih lanjut  suhunya akan dinaikkan di pemanas tingkat lanjut (superheater). Uap hasil pemanasan lanjut akan dilewatkan ke turbin untuk memutar sudu-sudu turbin sehingga  mengubah energi panas menjadi energi mekanis. Tekanan uap berkurang dan volumenya bertambah setelah memberikan energi ke poros turbin, setelah keluar dari sudu-sudu turbin uap masuk ke dalam kondensor. Di dalam kondensor, air dingin bersirkulasi dengan bantuan pompa akan mengembunkan uap basah bertekanan rendah. Air hasil kondensasi ini akan dialirkan ke pemanas air bertekanan rendah dimana uap bertekanan rendah digunakan untuk menaikkan  temperatur air pengisi. Kemudian dipanaskan lagi di pemanas bertekanan tinggi dimana uap bertekanan tinggi digunakan sebagai pemanas. Metode pengambilan uap dari turbin untuk pemanasan pemanasan air pengisi disebut “bleeding” turbin yang akan meningkatkan efisiensi keseluruhan  dari boiler. Air dingin yang digunakan  dalam kondensor menjadi terlalu panas ketika keluar dari kondensor: untuk penggunaan lebih baik air tersebut didingin dengan menggunakan menara pendingin. Turbin dalam ruang pembangkit berfungsi sebagai penggerak mula (prime mover) dari Alternator yang akan membangkitkan tenaga listrik. Alternator dihubungkan melalui “Circuit Breaker”  ke busbar.
Efisiensi secara keseluruhan dari pembangkit tenaga thermal berkisar antara 

Untuk file secara lengkap dapat di download melalui Link dibawah ini :

Hanya seorang yang lahir tahun 1996.


EmoticonEmoticon